WC Gunung

WC Gunung

By tundjung

Bangunan ini sangat sederhana. Kerangka kayu berdinding terpal. Di dalamnya ada sebuah WC nongkrong leher angsa. Jangan tanya angsa siapa.

Tidak ada bak air atau gantungan baju. Hanya ada ember yang musti isi air sendiri. Untungnya, sumber air berjarak 3 m saja.

Meski seadanya, banyak yang antri. Walau deg degan kalau masuk situ. Pintunya terpal. Jadi kalau ada angin, pasti terbuka-buka dikit. Padahal letak WC itu di pos 3 gunung Lawu via cetho. Jelas banyak angin.

Belum lagi urusan bunyi-bunyian. Berdinding terpal, suara dari dalam jelas terdengar oleh yang antri. Dan ketika terdengar suara khas dari perut macam 'brooootttt' maka begitulah.

Ada yang senyum sembari menutup mulut. Ada yang lirik-lirikan penuh makna. Ada pula yang langsung liat ke atas pura-pura lihat bintang padahal siang.

Kebayang nggak, kalau si WC terletak di hotel atau mall? Pasti sudah dibully dan dicaci maki habis.

Jadi ingat sebuah pepatah: sesuatu akan dihargai saat berada di lingkungan yang tepat.


Sumber

Posting Komentar

0 Komentar

About Me

Tundjungsari Ratna Utami adalah seorang dokter anak yang bertugas di RSUD Ambarawa, RST dr. Asmir Salatiga, dan klinik Sarimedika.
Penulis memiliki 4 anak dan bertempat tinggal di Tuntang, kabupaten Semarang.

Dokter anak ini juga aktif di berbagai kegiatan antara lain pengurus Salimah (Persaudaraan Muslimah) Kabupaten Semarang.

Punya hobi menulis, menjelajahi alam, serta mencoba hal baru.
Hobi ini yang mendorong si emak untuk punya blog. Semoga menginspirasi.