Privasi Kucing

Privasi Kucing

By tundjung

Kucingku lairan sudah 3 hari ini. Anakku sudah menyiapkan keranjang yang dikasih kain untuk tempat partus, tapi si kucing menolak.

Partus dilakukan di kebun, sendirian. Tanpa suami atau nakes yang mendampingi. Trus habis itu anaknya digondol satu demi satu ke kolong.

Kolongnya tuh sempit banget. Anak sekecil Muthia nggak bisa masuk apalagi bapak ibunya. Si kucing keluar kolong hanya saat lapar dan memenuhi panggilan alam. Anak-anaknya (sepertinya 5) berdiam di kolong.

Tiga hari aku mencoba membujuk masuk keranjang, gagal. Akhirnya kucoba mengerti kemauan induk kucing.

Pertama.
Dia kayaknya nggak mau manusia ikut campur pengasuhan anak kucing.

Kedua.
Dia paham kalau anak-anaknya keluar kolong pasti dipoto. Trus potonya bakalan jadi story WA, nongol di FB, IG, dll. Privasi jadi nggak punya. Kehidupan pribadi diumbar.

Yo wes lah. Sebahagiamu, Kuc.

 

Sumber  


Posting Komentar

0 Komentar

About Me

Tundjungsari Ratna Utami adalah seorang dokter anak yang bertugas di RSUD Ambarawa, RST dr. Asmir Salatiga, dan klinik Sarimedika.
Penulis memiliki 4 anak dan bertempat tinggal di Tuntang, kabupaten Semarang.

Dokter anak ini juga aktif di berbagai kegiatan antara lain pengurus Salimah (Persaudaraan Muslimah) Kabupaten Semarang.

Punya hobi menulis, menjelajahi alam, serta mencoba hal baru.
Hobi ini yang mendorong si emak untuk punya blog. Semoga menginspirasi.