Hoax Madu Indah


Hoax Madu Indah

By tunjung


Hoax itu bertopik. Ada hoax kesehatan, politik, agama, dll. Hoax juga bisa dibedakan berdasarkan waktu. Ada hoax millenial, klasik juga antik.

Hoax millenial adalah hoax kekinian. Misalnya haqul yakin kalau micin itu merusak generasi. Difitnah sebagai penyebab autis, kanker, dsb. Padahal tak ada bukti. 

Contoh yang lain mengklaim pengobatan herbal selalu aman tanpa efek samping. Mungkin mereka lupa kalau daun ganja itu 100 % herbal. 

Hoax klasik adalah hoax yang dari dulu sudah ada dan sampai sekarang masih banyak diyakini. Misalnya bayi yang kuning bisa diatasi dengan menjemur di bawah sinar matahari. Padahal itu tidak ada dasar ilmiahnya. 

Kalau hoax antik adalah hoax yang trend pada zaman gajah mada dan meredup sudah sejak zaman SBY. Contohnya meyakini makanan yang tidak dihabiskan menyebabkan ayam pada mati. Piara saja enggak.

Atau anggapan perawan yang menyapu lantai kurang bersih maka jodohnya brewokan. Hoax itu dihembuskan agar para gadis kalau nyapu biar tenanan. Hoax itu tergerus karena selera berubah. Secara kekinian lelaki brewokan justru dianggap lebih macho dan heh. 

Nah, foto di bawah bukan hoax. Beneran ada. Toko peti mati madu indah. Cocoknya toko peti mati judulnya ya baka tenang. Alam tentram. Atau gelap senyap.

Atau bisa jadi si pemberi nama ingin memberi tahu bahwa madu meskipun indah tapi bikin orang lebih cepat butuh peti mati. Padahal mungkin itu juga hoax. 

 

Penulis

Posting Komentar

0 Komentar

About Me

Tundjungsari Ratna Utami adalah seorang dokter anak yang bertugas di RSUD Ambarawa, RST dr. Asmir Salatiga, dan klinik Sarimedika.
Penulis memiliki 4 anak dan bertempat tinggal di Tuntang, kabupaten Semarang.

Dokter anak ini juga aktif di berbagai kegiatan antara lain pengurus Salimah (Persaudaraan Muslimah) Kabupaten Semarang.

Punya hobi menulis, menjelajahi alam, serta mencoba hal baru.
Hobi ini yang mendorong si emak untuk punya blog. Semoga menginspirasi.